Praktikum 2 Indikator: Arsitektur Teknis ERP & High Availability Bobot 10%

Merancang dan Menguji Arsitektur Teknis ERP

Rancangan arsitektur 3-tier (100 pengguna), matriks kontrol hak akses berbasis peran (RBAC), strategi pencadangan 3-2-1, alur data pengadaan, dan simulasi penegakan keamanan sistem.

Desain Arsitektur Tiga Lapis (Three-Tier): Memisahkan Presentation Layer (Klien), Application Layer (Logika Bisnis), dan Data Layer (Database Terpusat) guna menjamin keamanan dan skalabilitas.
TIER 1 • PRESENTASI

100 Pengguna Aktif

70 PC Kantor (LAN) & 30 Laptop Pegawai (VPN + MFA terenkripsi).

Browser / Klien ERP
GATEWAY KEAMANAN

Firewall & Reverse Proxy

Filter port, SSL/TLS Termination, dan Load Balancing ke server aplikasi.

HTTPS :443
TIER 2 • APLIKASI

Server Aplikasi ERP

Cluster server aktif & cadangan (standby) menjalankan logika bisnis dan RBAC.

High Availability
TIER 3 • DATA

Server Basis Data

Menyimpan seluruh transaksi & data master. Hanya bisa diakses server aplikasi.

RAID 10 SSD + WAL
KETAHANAN • RECOVERY

Pencadangan 3-2-1

Snapshot harian lokal (NAS) + salinan cloud terenkripsi di luar lokasi.

RPO: 15m | RTO: 4j
Penyebab Pengguna Gagal Akses Saat Server Aplikasi Gangguan:

Pengguna tidak pernah terhubung langsung ke basis data. Semua permintaan harus melalui Server Aplikasi untuk validasi login, otorisasi peran, dan eksekusi logika bisnis. Jika server aplikasi mati, tidak ada penerjemah transaksi. Inilah titik kegagalan tunggal (*Single Point of Failure*) yang harus dimitigasi dengan redundansi server aplikasi cadangan dan load balancer.